Bermain di posisi
yang benar
“Sangat penting
jika Anda memiliki pemain yang tepat di posisi yang tepat,” kata Arsène yang
terkenal telah berhasil mengubah posisi Emmanuel Petit menjadi seorang holding
midfielder, Lauren menjadi full-back, and Thierry Henry menjadi
striker.
“Jika Anda tidak
yakin akan posisi dari masing-masing anggota tim Anda, Anda bisa melihat
kepribadian mereka,” lanjutnya. “Saya tahu beberapa orang yang pemalu dan lebih
senang bermain efisien sangat cocok bermain pada posisi striker. Jika mereka cool dan sedikit suka menyendiri,
mereka adalah tipikal pemain yang efektif di depan.”
“Sedangkan mereka yang senang berbagi dan
senang bergaul, cocok sebagai pemain tengah. Kemudian mereka yang agresif, yang
senang mengambil sesuatu dari orang lain, adalah tipikal orang yang cocok
bermain sebagai pemain belakang.”
Menyusun tim Anda sesuai dengan
posisi-posisi terbaik pemain Anda adalah hal yang mendasar untuk kesuksesan
tim. “Jika tim Anda bisa bermain di posisi yang tepat, kualitas alami mereka
akan berkembang dengan sendirinya, mereka menjadi lebih baik pada posisi mereka
dan tim Anda bisa mendapatkan keuntungan.”
Pilih formasi
1-2-1
Banyak pemain
futsal yang suka bermain tanpa posisi yang tetap, mereka sering menyebutnya
sebagai total football. Tetapi lawan mereka
lebih senang menyebutnya sebagai “lawan yang mudah”.
Jadi, bagaimana
Anda bisa membuat tim bermain efektif? Tidak seperti sepakbola, dalam permainan
futsal yang hanya melibatkan lima pemain, kita tidak bisa memainkan formasi
4-4-2, 4-3-3, 3-5-2, 4-2-3-1, dan lain-lain.
“Seperti permainan sepakbola 11 pemain,
Anda memiliki pilihan untuk formasi,” kata Wenger.“Anda dapat bermain dengan
dua bek, satu pemain tengah, dan satu pemain depan. Atau Anda dapat bermain
dengan satu penyerang dan tiga pemain belakang. Tetapi saya menganjurkan untuk
menggunakan formasi yang bisa mengawinkan pertahanan dengan penyerangan.”
“Rekomendasi saya
adalah formasi 1-2-1. Satu pemain belakang, satu pemain depan, dengan dua
pemain yang saya sebut offensive full-backs. Dua pemain ini
bisa turun dan bertahan ketika tim tidak sedang menguasai bola tetapi harus
siap untuk naik dan menyerang ketika dibutuhkan.”
“Formasi ini adalah formasi yang bisa
memberikan tim Anda keseimbangan. Tim menjadi kuat dalam bertahan dan berbahaya
ketika menyerang.”
Pilihlah penjaga
gawang (dan bek) yang benar
Bagaimana Anda membangun tim futsal yang
kuat? “Dari belakang,” kata Wenger.
“Pertama-tama cobalah untuk menemukan dan
mengamankan posisi kiper yang baik, seseorang yang bukan hanya bersedia untuk
berada di bawah gawang, tetapi yang bisa memberikan tim kepercayaan diri di
belakang.”
Tidak heran, setiap kali bermain futsal,
biasanya kita memperlakukan posisi kiper sebagai “poisisi sisa”. Kita sering
bergantian menjadi kiper, tetapi ini adalah taktik yang negatif, menurut
Wenger.
“Di depan gawang, Anda membutuhkan pemain
belakang yang baik. Posisi ini sangat penting. Pemain ini akan bersedia untuk
melakukan blok dan tekel, dan juga ia harus nyaman dalam memegang bola untuk
membangun serangan dari belakang. Ia juga haruslah seorang pemberi operan yang
baik.”
“Saya sering
berpikir bahwa bek yang baik seperti seorang quarterback di rugbi. Jika Anda bisa
memiliki quarterback yang baik, Anda bisa mendikte
performa tim Anda.”
Serangan balik
mengalahkan penguasaan bola
Penguasaan boa adalah salah satu kunci
kesuksesan di sepakbola. Tetapi tidak demikian di permainan futsal.
Jika Anda sering menonton pertandingan
futsal profesional, Anda akan menemukan bahwa banyak gol tercipat lewat
serangan balik yang cepat. “Satu dan dua operan, lalu tembak! Tim yang bermain
terlalu banyak operan adalah tim yang jarang sukses. Anda harus cepat, kejam,
dan Anda akan sukses.”
“Melakukan break dengan operan-operan yang cepat
dari belakang akan menjadi sesuatu yang efektif. Hal ini juga adalah sesuatu
yang menghibur di sepakbola 11 pemain,” lanjut pelatih asal Prancis tersebut.
“Dengan diam di
belakang dan bertahan, Anda akan membuat lawan Anda untuk kehilangan bentuk
permainannya. Mereka akan mencoba untuk membuka ruang, dan jika mereka tidak
bisa, mereka akan frustrasi. Ini adalah kesempatan emas bagi tim Anda untuk
melakukan break. Tetapi lakukanlah dengan benar,
kedua full-back atau
pemain tengah menjadi vital. Mereka harus mendukung bek dan mematahkan tim
lawan dengan cepat..”
Tinggalkan ego
Anda
Ada banyak perbedaan antara sepakbola dan
futsal. Tetapi satu persamaan mereka adalah sesuatu yang jelas, bahwa gol dapat
memenangkan pertandingan. Itulah kenapa striker Anda haruslah menjadi pemain
yang spesial, tetapi ternyata ada banyak celah juga di sini untuk sebuah rasa
egoisme.
“Ego dalam
menyerang harus Anda tinggalkan jauh-jauh,” kata Wenger. “Striker Anda harus
berani turun dan mencetak gol. Tetapi di futsal, mereka haruslah sangat tidak
egois. Mereka harus mampu bermain membelakangi gawang dan membuat para full-back mendapatkan peluang melalui wall
pass.”
Ketika menyerang juga kita jangan sampai
lupa untuk bertahan. Banyak yang bisa berubah dalam waktu yang cepat pada
permainan futsal.
“Anda harus senantiasa tanggap.
Menyeranglah ebagai tim tetapi selalu tinggalkan satu pemain di belakang untuk
berjaga-jaga. Posisi ini tidak harus diisi oleh bek, jangan menjadi terlalu
kaku, yang penting adalah bermain aman.”
Nikmatilah
Kita semua menyukai kemenangan. Tetapi
ingatlah bahwa kekalahan bukanlah akhir dari segalanya.
“Saran terakhir yang akan saya berikan
adalah untuk menikmati permainan futsal itu sendiri,” katanya. “Tidak ada rasa
yang lebih baik daripada bermain bersama teman-teman Anda, memberikan
segalanya, berharap menang, dan bercengkrama setelahnya”.
Di atas segalanya, sepakbola (atau futsal)
memang mengutamakan hiburan.
Sumber : http://panditfootball.com/taktik/tips-bermain-futsal-dari-arsene-wenger/